Advertisement

Thursday, March 26, 2026

Guru dan Tenaga Kependidikan Harap Lakukan Registrasi Ulang ke Sistem Komunitas GTK Baru



Jakarta, 25 Maret 2026. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan sistem baru untuk wadah bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK). Sebagai bagian dari perubahan sistem keanggotaan menjadi Komunitas GTK, seluruh guru dan tenaga kependidikan diimbau untuk segera melakukan registrasi ulang melalui platform digital terbaru.

Pemberitahuan resmi disampaikan kepada para kepala sekolah, pengawas, serta bapak/ibu guru melalui surat edaran dan kanal komunikasi internal. Dalam imbauan tersebut, proses registasi ulang ini wajib dilakukan mengingat adanya perubahan signifikan dalam sistem keanggotaan sebelumnya.

Registrasi dapat diakses melalui laman resmi yang telah ditentukan, yakni:
https://sindara.gurudikdas.kemendikdasmen.go.id/pendaftaran/komunitas

Untuk memudahkan proses verifikasi data, para pendidik dan tenaga kependidikan diharuskan menggunakan akun belajar.id masing-masing saat melakukan pendaftaran. Penggunaan akun ini bertujuan untuk menjamin keabsahan data dan keamanan sistem.

“Kami mohon maaf kepada Bapak/Ibu sekiranya mengganggu waktu istirahat di masa libur Lebaran. Namun, dikarenakan adanya perubahan sistem ini, dimohon untuk meluangkan sedikit waktu agar semuanya dapat teregistrasi dalam komunitas baru,” demikian bunyi salah satu penggalan imbauan yang disampaikan.

Selain melakukan registrasi ulang bagi yang sudah menjadi anggota sebelumnya, pihak penyelenggara juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi GTK yang belum pernah bergabung untuk segera melakukan registrasi. Satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses pendaftaran adalah kewajiban memilih nama komunitas yang sudah terdaftar secara resmi dalam sistem.

Dengan adanya perubahan menuju sistem Komunitas GTK ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik dapat terintegrasi dalam satu wadah digital yang lebih terstruktur guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Tutorial aktivasi ulang di youtube:harianguru


Sumber : https://sindara.gurudikdas.kemendikdasmen.go.id/



Friday, February 27, 2026

Pemerintah Siapkan Anggaran Rp55 Triliun untuk THR ASN 2026, Cair Awal Ramadan

 


Jakarta, 27 Februari 2026 – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan kesiapan anggaran untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri. Tahun ini, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp55 triliun, atau meningkat sekitar 10,22 persen dibandingkan anggaran THR tahun 2025 yang sebesar Rp49,4 triliun  .

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan bahwa dana tersebut sudah siap dan ditargetkan cair lebih awal dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk mendorong daya beli masyarakat serta mengakselerasi perputaran ekonomi di awal tahun  .

Jadwal Pencairan di Awal Ramadan

Kapan THR akan cair? Pertanyaan ini menjadi yang paling dinantikan para abdi negara. Berdasarkan pernyataan resmi Menteri Keuangan, penyaluran THR ASN 2026 dijadwalkan pada pekan pertama bulan Ramadan 1447 H  .

"(Pencairan THR) minggu pertama puasa, sebentar lagi," ujar Purbaya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026) lalu . Dengan mengacu pada penetapan awal Ramadan yang jatuh pada 19 Februari 2026, maka pencairan diprediksi akan berlangsung mulai akhir Februari hingga pertengahan Maret 2026, dengan batas akhir paling lambat 7 hari sebelum Idulfitri .

Meski target pencairan sudah jelas, pemerintah masih menunggu penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai landasan hukum teknis. Menteri Keuangan menambahkan bahwa pengumuman resmi terkait THR akan disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto  . PT Taspen (Persero) juga telah mengimbau para pensiunan untuk waspada terhadap informasi hoaks yang beredar dan menunggu aturan resmi dari pemerintah .

Rincian Estimasi Besaran THR per Golongan

Besaran THR yang diterima setiap ASN berbeda-beda, tergantung pada golongan, masa kerja, serta komponen tunjangan yang melekat. Berdasarkan struktur gaji yang berlaku, berikut adalah estimasi besaran THR untuk ASN (PNS dan PPPK) tahun 2026  :

  • Golongan I: Rp2,2 juta - Rp2,8 juta

  • Golongan II: Rp3,0 juta - Rp4,0 juta

  • Golongan III: Rp3,8 juta - Rp5,4 juta

  • Golongan IV: Rp5,8 juta - Rp7,8 juta

Perlu dicatat bahwa nominal tersebut merupakan estimasi dari akumulasi gaji pokok dan tunjangan melekat. Total penerimaan bisa jauh lebih besar jika ditambah dengan Tunjangan Kinerja (Tukin) 100 persen bagi ASN di instansi pusat .

Komponen THR dan Penerima Manfaat

Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025 tentang pemberian THR tahun sebelumnya, komponen THR diberikan secara penuh (100 persen) yang meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, dan tunjangan jabatan atau umum  .

Pemerintah menegaskan bahwa penerima THR tahun ini tidak hanya PNS, tetapi juga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik di instansi pusat maupun daerah, serta para pensiunan  .

Untuk ASN di lingkungan Pemerintah Daerah, pencairan THR menyesuaikan dengan kesiapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing. Sebagai contoh, Pemerintah Kota Malang telah mengalokasikan dana sebesar Rp42,6 miliar di APBD 2026 untuk membayar THR 9.912 ASN di lingkungannya, yang mencakup 4.905 PNS dan 5.007 PPPK

Thursday, February 12, 2026

Link Soal OSN Matematika, IPA dan IPS SD Tahun 2026 dan Pembahasannya untuk Persiapan Juara!

 





Semakin dekat waktu kompetisi, maka semakin giat juga kamu untuk belajar. Yuk, Harian Guru temani proses belajarmu menggunakan contoh soal online ini!



OSN Matematika SD 2026

Soal OSN Matematika Paket 1 : KLIK DISINI


Soal OSN Matematika Paket 2 : KLIK DISINI


Soal OSN Matematika Paket 3 : KLIK DISINI



OSN IPA SD 2026

Soal OSN IPA Paket 1 : KLIK DISINI


Soal OSN IPA Paket 2 : KLIK DISINI


Soal OSN IPA Paket 3 : KLIK DISINI (SOAL OSN-K 2024)


Soal OSN IPA Paket 4 : KLIK DISINI (TRYOUT OSN IPA SD versi 1)


Soal OSN IPA Paket 5 : KLIK DISINI (TRYOUT OSN IPA SD versi 2)


OSN IPS SD 2026

Soal OSN IPS Paket 1 : KLIK DISINI


Soal OSN IPS Paket 2 : KLIK DISINI


Soal OSN IPS Paket 3 : KLIK DISINI (OSNK IPS SD TAHUN 2025-PAKET 1)


Soal OSN IPS Paket 4 : KLIK DISINI (Versi 1 terbaru)




Semoga adik-adik juara!

Kisi-kisi OSN Matematika SD Tahun 2026

 




Indsmedia.com Kisi-kisi OSN Matematika SD 2026 berfokus pada lima materi utama: Bilangan (cacah, bulat, rasional, FPB/KPK), Aritmatika (operasi hitung, persamaan linear), Geometri (bangun datar & ruang, luas/volume), Statistika & Pengukuran (mean/median/modus, kecepatan/debit), serta Kombinatorika dasar. Soal menekankan logika, pola, dan pemecahan masalah konteksual.

Rincian Kisi-Kisi OSN Matematika SD 2026
  • 1. Bilangan:
    • Bilangan cacah, bulat, rasional (pecahan, desimal, persen).
    • Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dan Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK).
    • Bilangan prima dan komposit.
    • Pola bilangan dasar dan tingkat lanjut.
    • Basis bilangan.
  • 2. Aritmatika:
    • Operasi hitung campuran (penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian).
    • Perbandingan dan rasio.
    • Persen, diskon, dan bunga sederhana.
    • Persamaan linear satu dan dua variabel.
    • Sistem pertidaksamaan linear dasar.
  • 3. Geometri:
    • Bidang Datar: Sifat-sifat bangun datar, keliling, dan luas (segitiga, segiempat, lingkaran).
    • Geometri Ruang: Volume, luas permukaan, dan jaring-jaring bangun ruang (kubus, balok, prisma, limas).
    • Transformasi Dasar: Simetri lipat dan simetri putar.
  • 4. Statistika Data & Pengukuran:
    • Pengukuran waktu, panjang, berat, luas, dan volume.
    • Kecepatan (jarak-waktu) dan debit (volume-waktu).
    • Modus, median, dan mean (rata-rata) data tunggal.
    • Penyajian data (tabel, piktogram, diagram batang, diagram garis).
  • 5. Kombinatorika & Logika:
    • Teknik menghitung (counting problems).
    • Permutasi dan kombinasi tingkat dasar.
    • Pola susunan, pasangan, dan logika matematika.
    • Soal cerita kontekstual yang membutuhkan analisis.
Tips Persiapan:
  • Pahami Konsep, Bukan Menghafal: Soal OSN seringkali unik, fokuslah pada pemahaman konsep dasar.
  • Latihan Soal Cerita: Fokus pada soal cerita yang membutuhkan pemodelan matematika.
  • Manajemen Waktu: Latihan mengerjakan soal dengan batasan waktu.
  • Kuasai Dasar Aljabar: Persamaan linear sering keluar dalam bentuk soal cerita.


Lynk | Diskon Up 50%

E-learning